Home » , , , » Kencing Batu, Sayangnya Bukan Batu Akik

Kencing Batu, Sayangnya Bukan Batu Akik

Posted by CB Blogger



Batu Saluran Kemih

Entah dari mana asalnya di masyarakat beredar istilah penyakit kencing batu yang membuat saya geli mendengarnya, karena yang dikeluarkan saat berkemih tetap saja berwujud cair dan bukan bebatuan.

Apalagi dalam kondisi demam batu yang sedang ngetrend di masyarakat saat ini, jangan sampai ada yang nyeleneh utk melirik batu jenis ini jadi komoditi.

Penyakit kencing batu dalam istilah kesehatan disebut dengan Batu Saluran Kemih. Batu saluran kemih didalam istilah medis disebut juga dengan Urolitiasis atau Penyakit Batu Saluran Kemih (BSK).

Batu saluran kemih seringnya disertai dengan infeksi karena luka yang pada saluran kemih atau mampetnya kemih pada kandung kemih shg kuman dapat berkembang biak.
BSK biasanya dibagi menjadi beberapa jenis menurut struktur batu yang terjadi di saluran kemih namun yang padling sering dilaporkan adalaha sbb:

  1. Batu Asam Urat
  2. Batu Kalsium Oksalat,     
  3. Batu Kalsium Phospat,
  4. Batu Strutive,
  5. Batu Cystine.

Pada kasus batu saluran kemih hanya jenis batu asam urat saja yang bisa dilarutkan sehingga tidak diperlukan tidakan operasi.

Sementara kasus batu saluran kemih jenis batu oksalat hingga batu jenis Cystine biasanya diperlukan tindakan operasi atau tindakan invasif lain dengan laser atau infra-red untuk menghilangkan batu yang bercokol disaluran kemih mengakibatkan gangguan berkemih, infeksi saluran kemih (ISK) dan gangguan pada organ ginjal yang bersifat vital.

Pada kasus Batu oksalat seringkali tidak memberikan keluhan sehingga tidak diperlukan tindakan tindakan invasive utk mengeluarkan batu oksalat dari saluran kemih. Pertumbuhan volume batu ini dapat dicegah dengan mengubah kebiasaan hidup dan pola diet.

Tindakan operasi pada kasus ini biasanya dilakukan dengan pertimbangan efek jangka panjang pada gangguan ginjal yang dikenal dgnre “renal kolik”.
Berbeda pada kasus batu jenis Kalsium Phospat biasanya bertumbuh dengan relatif cepat dan diperlukan tindakan yang cepat untuk menghilangkan/ mengambilnya sebelum terjadi gangguan berkemih yang menyakitkan. Batu jenis phospat bersifat sangat keras dan dapat melukai saluran kemih yang berujung pada infeksi berat.

Penyebab BSK

Secara pasti belum ada faktor yang diketahui secara jelas sebagai biang kerok batu saluran kemih. Kalangan ahli menduga dan melaporkan beberapa hal yang diduga berkaitan dengan penyebab batu saluran kemih al ;

  • Riwayat Genetis keluarga/Keturunan,
  • Gaya Hidup Kurang Aktifitas Fisik,
  • Penyakit Hipertyroid,
  • Konsumsi Suplemen kalsium berlebih,
  • Kebiasaan sering menahan kencing,
  • Pola makan tak seimbang mineral,
  • Kurang Cairan / kurang minum,
  • Obesitas

Gejala Batu Saluran Kemih

Gejala yang ditunjukkan pada penyakit batu saluran kemih bermacam-macam tergantung dari berbagai hal termasuk jenis batu yang terbentuk pada saluran kemih.

  • Kesulitan berkemih merupakan gejala umum yang terjadi,
  • Frekwensi berkemih meningkat namun volume kemih menurun,
  • Perubahan air seni : struktur, warna, bau dan tingkat kekentalan air seni,
  • Saat berkemih disertai rasa perih yang menjalar, kadang terdapat titik darah atau seperti pasir,
  • Nyeri pada bagian pinggang bisa kanan / kiri hingga punggung bawah.

Pencegahan dan Pengobatan Batu saluran kemih.

Seperti penangangan penyakit pada umumnya perubahan perilaku dan gaya hidup merupakan pencegahan dan pengobatan pertama yang memegang peranan penting, termasuk pada batu saluran kemih.

Modifikasi gaya hidup sekaligus yang mengurangi tekanan atau kerusakan pada saluran kemih sebagai saluran tandon penampungan hasil penyaringan cairan tubuh oleh ginjal akan sangat bermanfaat untuk mencegah kita dari batu saluran kemih dan ginjal.

  • Perbanyak minum ideal 2 liter /hari akan mencegah terjadinya batu saluran kemih,
  • Segeralah berkemih dan jangan suka menahan hasrat berkemih (HIV = Hasrat ingin vipis)

Namun jika modifikasi gaya hidup tidak berhasil anda perlu segera berkonsultasi kepada dokter untuk pengobatan menggunakan obat-obatan maupun tindakan operasi jika diperlukan sebagai tindakan akhir untuk menghilangkan gangguan lebih lanjut akibat batu saluran kemih.

Tujuan pengobatan biasanya di arahkan untuk menghancurkan atau melarutkan sedimen batu yang sudah terbentuk, mencegah infeksi, dan melancarkan saluran kemih yang buntu tersumbat sehingga saluran pembuangan ginjal sebagai filter akan berfungsi baik.

Dokter biasanya akan mempertimbangkan obat – obatan yang berfungsi utk mencegah dehidrasi, memacu berkemih gol Thiazid.

Hati-hati saat ini sudah banyak beredar obat ekstrak herbal yang mengklaim dapat mengobati kencing batu namun waspadalah. Saran saya segeralah berkonsultasi dengan dokter bila anda merasakan gejala batu saluran kemih......


0 komentar:

Post a Comment